Pesta Seks di Yogyakarta Digrebek Polisi. Aktivitasnya Menonton ‘Live’ Pasangan Lagi Ena-ena

Posted on

[ad_1]

Media sosial memang bisa memberi efek yang baik serta bisa juga buruk. Misalnya saja nih, media sosial ampuh jadi media pemasaran untuk generasi milenial yang aktif disana. Namun, hal itu akan jadi buruk kalau misalnya yang dipasarkan adalah sebuah ajakan pesta seks. Hal itu benar-benar terjadi lo. Baru-baru ini polisi berhasil menggerebek orang yang terlibat pesta seks setelah menelusuri media sosial. Kejadian tersebut dilakukan di Sleman, Yogyakarta serta melibatkan sampai belasan orang.

Aktivitas yang dilakukan di pesta tersebut ternyata bukan cuma hubungan badan biasa. Peserta pesta membayar jutaan rupiah untuk menonton bersama pasangan lain yang sedang berhubungan intim. Bukan melalui tayangan film ya. Hubungan badan dilakukan langsung dihadapan mereka. Yuk baca fakta selengkapnya bersama Hipwee News & Feature~

Penyelidikan daring melalui media sosial mengantar polisi membongkar sebuah pesta seks yang dilakukan di sebuah homestay di Sleman, Yogyakarta

Media sosial bisa jadi alat untuk menawarkan seks. via www.entrepreneur.com

Awalnya, menurut informasi dari Direktur Ditreskrimum Polda DIY. Kombes Hadi Utomo, pihak kepolisian melakukan penyelidikan daring alias cyber patrol. Dari hal itu, ditemukan beberapa konten yang mencurigakan. Diduga, konten tersebut menawarkan kegiatan pesta seks di kawasan Yogyakarta. Setelah ditelusuri, mereka mendapatkan informasi soal lokasi dan waktunya. Akhirnya mereka melakukan penggerebekan di sebuah homestay di kawasan Condongcatur, Sleman, Yogyakarta hari Selasa (11/12) pukul 23.00 WIB.

Polisi meringkus 12 orang yang terbukti ikut dalam acara tersebut. Barang bukti seperti pakaian dalam dan alat kontrasepsi diamankan

Beberapa barang bukti diamankan dari pesta seks di Yogyakarta. via jogja.tribunnews.com

Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 12 orang yang ikut serta dalam aktivitas pesta seks tersebut. Dikutip dari Kompas, kebanyakan yang ikut serta adalah orang dewasa. Enam diantaranya bahkan sudah menikah. Mereka semua berada dalam satu kamar hotel. Di dalam kamar itu ditemukan beberapa barang bukti seperti pakaian dalam, alat kontrasepsi, botol minuman keras, dan juga telepon genggam.

Kegiatan yang dilakukan dalam pesta itu adalah menonton bersama orang lain melakukan hubungan intim secara langsung

Kegiatan pesta seks adalah menonton bersama hubungan badan. via www.youtube.com

Di kamar hotel, dilakukan kegiatan nonton bersama hubungan badan secara langsung. Dua orang melakukan hubungan badan, sementara yang lainnya menonton aktivitas tersebut. Dikatakan oleh Kombes Hadi Utomo, penonton memang hanya menonton saja, nggak ikut melakukan hubungan badan. Ternyata, dilansir dari Kompas, adegan persetubuhan sudah dilakukan sebanyak empat kali lo.

Peserta diharuskan membayar sejumlah uang untuk bisa ikut serta dalam pesta tersebut. Tarif yang diberlakukan untuk nonton bersama sampai jutaan rupiah

Sejumlah uang dibayarkan buat bisa ikut menonton pertunjukan seks ‘live’ tersebut. via www.medicaldaily.com

Buat bisa ikut menonton bersama, ada uang yang harus dibayarkan secara tunai. Menurut keterangan Kombes Hadi Utomo hari ini (14/12), tarifnya sebesar Rp 1,5 juta per orang. Dengan uang tersebut, mereka bisa melihat pertunjukan hubungan badan secara langsung bersama-sama dalam satu kamar.

Hingga saat ini, menurut Kompas, sudah ada dua tersangka yang ditetapkan karena menyelenggarakan pesta tersebut. Hukumannya cukup berat lo, bisa sampai 15 tahun penjara. Mereka melakukan kejahatan karena dianggap memperdagangkan orang serta mempermudah dan membiarkan orang berbuat cabul. Ngeri ya~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

[ad_2]

article by:hipwee.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *